Menurut informasi Taiwan Economic News, Foxconn Electronics berencana untuk investasi sebesar 60 juta dolar AS. Rencana tersebut mengindikasikan bahwa pabrik itu nantinya akan memiliki kapasitas manufaktur yang besar.
Pertengahan 2007 lalu, kedua perusahaan sepakat membangun pabrik perakitan komputer di Saint Petersburg, Rusia. Pabrik itu memiliki luas sekitar 60 ribu meter persegi dan mempekerjakan sekitar 5 ribu karyawan. Dilaporkan, pabrik di kawasan industri Rusia tersebut mampu menghasilkan 40 ribu unit komputer per bulan.
Kolaborasi antara Foxconn Electronics dan Hewlett Packard akan memperkuat posisi HP sebagai produsen PC terbesar di kawasan tersebut, meninggalkan kompetitornya seperti Acer dan Dell yang belakangan ini cukup agresif. Meski begitu, pabrik di Rusia dan Turki tidak akan bisa seefisien pabrik yang bertempat di kawasan Asia Tenggara yang memiliki tingkat upah pekerja yang lebih rendah dan juga sudah memiliki industri komponen sendiri sehingga tidak perlu melakukan impor khusus.
Belum ada informasi lebih lanjut dari Foxconn dan HP seputar pendirian pabrik PC di Turki tersebut. Tetapi mengingat resesi ekonomi global yang masih berlanjut, tampaknya kalaupun jadi didirikan, pabrik tersebut baru akan beroperasi penuh setelah kondisi ekonomi membaik. (vivanews)

0 komentar:
Posting Komentar